Pratinjau: Bab 1 - Sepuluh Murid Baru
Pagi itu, waktu aku masih kecil, aku duduk di bangku panjang di depan sebuah kelas. Pohon filicium yang tua dan rindang menaungi kami. Ayahku duduk di sampingku, memeluk pundakku dengan kedua lengannya dan tersenyum mengangguk-angguk pada setiap orang tua dan anak-anaknya yang duduk berderet di bangku panjang lainnya.
Hari itu adalah hari yang agak penting: hari pertama masuk SD. Di ujung bangku-bangku panjang tadi ada sebuah pintu terbuka. Kosen pintu itu miring karena seluruh bangunan sekolah sudah doyong seolah akan roboh...